Keputusan Bijak Manchester United Saat Menolak Gareth Bale Di Bursa Transfer

Keputusan Bijak Manchester United Saat Menolak Gareth Bale Di Bursa Transfer

Pada akhirnya keputusan Manchester United untuk menyerah dan mengakhiri ketertarikan mereka terhadap penyerang sayap Real Madrid, Gareth Bale. Menurut banyak berita yang sudah di rangkum, ini merupakan keputusan yang dibuat dan tercipta karena Setan Merah telah mengubah kebijakan transfer mereka di bursa transfer. Dengan harapan sudah tidak ada lagi berita simpang siur tentang transfer ini.

Mantan pemain sepak bola Norwegia yang sekarang menjadi penanggung jawab klub Inggris MU, Ole Gunnar Solskjaer memasuki bursa transfer dengan tujuan ingin mengincar pemain-pemain muda, sebisa mungkin para pemain asli dari Inggris, tentunya juga dengan talenta yang menjanjikan. Dia mempunyai keinginan untuk merombak skuad untuk perkembangan jangka panjang.

Kutipan berita dari Metro, seperti yang di ketahui Bale merupakan pemain yang sudah lama dihubungkan dengan MU. Dia dinilai bisa menyelesaikan masalah lini serang MU yang terkadang para pemain lainnya kesulitan memecah pertahanan lawan. Dulu jika Bale hadir di harapkan bisa menjanjikan banyak gol untuk klub MU.

Menurunkan Bale bukanlah hal yang mudah, dan jelas sekali untuk mampu membayarnya harus sanggup mengeluarkan biaya yang mahal. Kabarnya, dia mendapatkan gaji sebesar 600.000 poundsterling per pekan di Santiago Bernabeu. Dan saat ini Bale masih terikat kontrak hingga tiga tahun ke depan.

MU awalnya tertarik, terlebih karena Real Madrid terus menawarkan sang pemain pada mulanya. Namun, di bawah instruksi dan kebijakan transfer baru ala Solskjaer, minat untuk memboyong Bale pun sirna. Lalu pihak klub lebih memecayai keputusan Solskjaer.

Pendekatan transfer MU itu terbukti dari pembelian Daniel James dan berhasil mendapatkannya. Dengan membeli pemain muda seperti James, MU telah mengambil risiko menunggu perkembangan James untuk jadi salah satu pemain terbaik mereka di masa depan, yang berarti masa-masa awalnya bakal sulit. Yang di perlukan bersabar semoga James bisa membuktikannya segera.

Bisa di katakan pada akhirnya dengan adanya perubahan kebijakan transfer ini tidak membuat situasi menjadi buruk, namun bukan berarti berubah jadi baik. Semuanya tergantung pelatih dan juga di bantu dengan peran para pemain didalamnya.

Meniru Sir Alex

Jika melihat perkembangannya beberapa tahun terakhir ini, MU telah menghabiskan cukup banyak uang dalam bentuk pembelian pemain baru dan memberikan gaji. Mereka sudah pernah mengambil langkah yang seharusnya memang mereka putuskan dengan mendatangkan pemain bintang dengan harga selangit.

Namun, kebijakan transfer itu terbukti keliru dan tidak membuahkan hasil yang begitu baik pemain tersebut, Alexis Sanchez. MU membayar Sanchez dengan gaji selangit hanya untuk menghangatkan bangku cadangan, nah kesalahan inilah yang tak mau mereka ulangi dengan Garet Bale. Karena ini sama saja membeli pemain namun tidak dengan posisi yang di butuhkan tim.

Dengan persetujuan di awal besarnya gaji Sanchez itu jadi sumber masalah baru. Pemain-pemain MU yang lain jadi berlomba-lomba meminta gaji yang lebih besar untuk meneken kontrak baru. Ini menjadi masalah yang lumayan cukup rumit.

Dahulu, di era Sir Alex Ferguson, MU sering berinvestasi pada pemain-pemain muda asli Inggris, dan sepertinya Solskjaer mencoba meniru pria berusia 77 tahun tepatnya mantan bosnya. Kita lihat ya apakah rencananya bisa berjalan kita doakan saja sebagai pendukung setia MU.

Leave a Reply